No Comments

Bagaimana Amazon Aurora adalah sebuah hasil kesuksesan dari PostgreSQL

Sameer Kumar I Senior Solution Architect, Ashnik
Singapore, 11 Apr 2018
sameer

by , , No Comments

11-Apr-2018

Saya tengah mengamati AWS Aurora belakangan ini dan menjadi tertarik setelah peluncuran kompatibilitasnya dengan PostgreSQL. Belum lama sebelumnya, saya bahkan telah menulis tentang kenapa Anda sebaiknya perlu mempertimbangkan untuk memindahkan database Anda ke cloud serta bagaimana mengatasi masalah-masalah terkait migrasi perpindahan ke sistem cloud. Aurora memperkuat kepercayaan saya bahwa sebuah database dapat berjalan dengan lebih efisien didalam sebuah infrastruktur cloud dan pada waktu yang bersamaan dapat membuat administrator basis data (DBA) Anda menjadi lebih fokus menangani SQL dan optimisasi Aplikasi. Jika Anda telah mengeksplor PostgreSQL RDS atau jika Anda telah menjalankan PostgreSQL pada EC2, maka Aurora memiliki banyak fitur berharga bagi Anda. Sistem ini dibuat menggunakan fondasi infrastruktur AWS yang terpercaya serta PostgreSQL. Mari kita lihat beberapa fitur kunci Aurora-

Sistem ini menyimpan 6 kopi data Anda. Mekanisme ini dapat berjalan dengan menggunakan fitur perpanjangan dari PostgreSQL. PostgreSQL mengijinkan Anda untuk memasukkan mesin penyimpanan milik Anda sendiri – meski tidak semulus dengan menggunakan MySQL atau MariaDB. Ini artinya, Aurora dapat bertahan saat terjadi kerusakan pada 2 kopi tanpa mempengaruhi kapabilitas untuk menyimpan memori dan dapat menahan sampai dengan 3 kopi tanpa mempengaruhi kapabilitas pembacaan memori.

Anda bisa menyetel para replika yang mana telah didesain dengan teknologi penyimpanan tercanggih. Semua replika adalah bagian dari tempat penyimpanan yang sama dan Anda bisa menyetel sampai dengan 15 replika baca dengan hanya satu angka milidetik waktu lag.

Anda tidak perlu khawatir akan prosedur dibalik penyetelan replikasi, karena AWS menggunakan sistem otomasi untuk sebagian besar prosedurnya, dan Anda cukup mengklik beberapa kali saja.

Aurora dilengkapi dengan fitur backup secara otomatis yang dapat digunakan untuk pemulihan Point-in-time (PITR). Hal ini sangat berguna bagi yang ingin memulihkan data setelah terjadi kesalahan dalam operasi. Biasanya, pendekatan seperti flashback atau time travel query tidak ada gunanya jika data yang hilang dalam jumlah sangat besar karena kesalahan operasi atau saat data korup atau tidak konsisten (dalam konteks bisnis) dikarenakan batch process yang bermasalah. Penggunaan metode flashback atau time travel query untuk melakukan pemulihan data pada skenario tersebut rentan terjadi kesalahan karena human error dan juga akan memakan waktu yang sangat lama.

Tidak banyak orang yang tahu dan memahami bahwa Aurora dibangun atas perpanjangan fitur yang diberikan oleh PostgreSQL. Perpanjangan fitur dari PostgreSQL ini menawarkan–

AWS memiliki ketersediaan layanan yang tinggi dengan menghubungkan mesin penyimpanan berbasis S3.

Aurora berjalan dengan banyak checkpoint yang termodifikasi dan mekanisme pemulihan atas kegagalan (single phase recovery), dimana akan mengurangi terjadinya peluang crash recovery secara drastis.

Meski AWS telah berhasil mengintegrasi PostgreSQL dengan Aurora, para pelanggan yang menggunakan Aurora masih dapat menikmati fitur utama PostgreSQL lainnya atau ekstensi yang populer seperti PostGIS. Ini artinya, Anda tidak perlu mengorbankan fitur-fitur lain saat menggunakan sistem ini. Apa dampaknya bagi para end-user? Jika Anda ingin menggunakan vendor seperti EnterpriseDB atau Amazon untuk memakai PostgreSQL, Anda tetap dapat menggunakan fitur-fitur lainnya dari Postgres. Atau Anda bisa melakukan kustomisasi PostgreSQL menggunakan kaitan perpanjangan yang berbeda seperti planner, background worker, perpanjangan, procedural language atau foreign data wrapper. Jadi, PostgreSQL dengan variasi forks nya memiliki banyak fitur untuk dinikmati oleh pemilik usaha yang menginginkan pembangunan layanan database yang handal. PostgreSQL juga memiliki banyak kaitan untuk para user tingkat lanjutan agar dapat melakukan kustomisasi dan membangun layanan database mereka sendiri. 2 hal ini adalah keuntungan utama yang ditawarkan PostgreSQL – Open source dan perpanjangannya.

Perpanjangan PostgreSQL telah membuat Amazon dapat membangun platform database yang sangat solid diatas infrastruktur AWS dengan menggunakan PostgreSQL. Banyak vendor lainnya tidak mampu untuk menawarkan manfaat besar ini dan lebih berfokus untuk bersaing pada fitur lain yang mereka pikir penting – dimana fitur-fitur tersebut tidak relevan lagi pada jaman ini. Hal ini akan saya bahas lebih lanjut pada artikel saya yang lain.

Ngomong-ngomong, jika Anda mencoba untuk menjalankan Postgres di dalam sebuah managed environment atau jika Anda berandai-andai tentang bagaimana cara terbaik untuk menjalankan Postgres melalui sistem cloud – dengan menggunakan RDS atau Aurora atau PostgreSQL di EC2, silahkan hubungi kami. Tim ahli kami dibidang PostgreSQL dan Cloud Architecting akan membantu Anda mengidentifikasi faktor-faktor yang mesti dipertimbangkan saat memutuskan pilihan untuk menjalankan database dicloud. Kami juga menyediakan layanan migrasi untuk memindahkan database in-house  atau menjalankan PostgreSQL pada cloud environment yang lain menuju RDS atau Aurora. Silahkan hubungi kami.

Read this blog in English

Sameer Kumar I Senior Solution Architect, Ashnik


Sameer Kumar is Database Solution Architect working with Ashnik. He has worked on many complex setups and migration assignments for some of the key customers from Retail, BFSI and Telecom Sector. Sameer is a certified PostgreSQL and EDB Postgres Plus Advanced Server Professional. He is also a certified Postgres Trainer and has delivered many trainings for public and corporate batches. He is well versed with other RDBMS e.g. DB2, Oracle and SQL Server and is also trained on noSQL technologies viz MongoDB. He has worked closely with customer and helped them build analytics platform on noSQL databases and migrate from RDBMS to MongoDB. And while he’s in the free mode, he loves to take his cycle around Singapore for a spin.


0
0


More from  Sameer Kumar I Senior Solution Architect, Ashnik :
11-Apr-2018